Just another WordPress.com site

Aku ber-Evolusi

Apakah saya ber-Evolusi?

Evolusi sendiri adalah perubahan sifat-sifat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hal ini seperti kehidupan kita yang terus berubah. Saya setuju dengan teori Darwin yang mengatakan evolusi adalah yang hidup berasal dari yang hidup sebelumnya dan tentang adaptasi juga. Jadi kalau saya ditanya apa saya ber-Evolusi? Saya akan menjawab saya telah berevolusi sejak dulu. Karena selama ini saya sudah mengalami banyak perubahan dalam kehidupan saya.

Saat masih kecil dan baru lahir ke dunia, saat itu saya mulai beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Mulai berinteraksi dengan dunia luar, yang mungkin awalnya hanya ibu yang diajak berinteraksi waktu bayi. Dari usia bayi saya beranjak menjadi gadis kecil yang mulai lincah lari ke sana ke mari, berjalan, berbicara, dan menirukan hal-hal yang baru dilihat. Proses adaptasinya pun mulai dengan teman-teman baru dan makanan-makanan yang baru juga. Selain itu, perkembangan otak yang saya miliki juga mulai berkembang.

Usia anak-anak hingga remaja perkembangan otak terus berkembang dan pemikirannya pun mengalami perubahan juga. Tingkah laku yang lincah mulai bisa terkontrol dengan sendirinya. Karena semakin berkembang lingkungan sekitar juga mengalami perubahan jadi harus mulai bisa mengontrol dari hal-hal yang negatif.

Saat remaja adalah perubahan yang sangat dirasakan oleh saya. Banyak sekali perubahan yang terjadi, seperti bentuk tubuh, tinggi badan, berat badan, perubahan wajah juga tingkah laku. Kematangan dalam reproduksi menyebabkan mulai menyukai lawan jenis. Selain itu, adanya rasa ingin bersaing dengan teman dalam hal mendapatkan sesuatu juga terjadi. Adanya rasa ingin mandiri dan mulai bisa bertanggung jawab dengan hal yang dilakukan itu terjadi karena perkembangan kognitif yang mengalami perubahan juga.

Di masa dewasa awal ini, perubahan bagi diri saya adalah sekarang saya sudah memiliki pemikiran yang matang. Mulai memikirkan masa depan yang baik bagi kehidupan saya kelak. Mulai memperhatikan hal-hal yang sepele yang berkaitan dengan diri sendiri yang bila tidak diperhatikan menyebabkan hal yang tidak baik bagi diri kita. Perkembangan kognitif semakin dewasa akan semakin mulai mengalami menurun. Bisa saja terjadi lupa atau yang dikenal dengan sebutan pikun.

Jadi, sepanjang daur kehidupan kita telah mengalami evolusi. Bukan hanya kita saja, tetapi manusia lain juga. Saya juga sudah merasakan perubahan atau evolusi itu dalam kehidupan saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: